Pemberitahuan Rasul Tentang pemimpin Setelahnya

Posted: June 25, 2010 in artikel syiah

–         Hadist Manzilah

Hadist  manzilah adalah hadist yang di sampaikan oleh rasul kepada imam ali as. Hadist ini menunjukkan bahwa imam Ali lah yang di sebut-sebut sebagai pengganti setelah Rasul. Hadist ini berbunyi :

“ Wahai Ali kedudukanmu di sisiku  bagaikan Harun di sisi Musa, hanya saja tidak ada nabi setelahku. “ (kitab shohih bukhori. Tahun 1312 H).

Hadist ini jelas sekali dan di riwayatkan oleh mazhab sunnih dan syiah. Bahwa Rasul mengatakan kedudukan Ali di sisi Rasul bagaikan Harun di sisi Musa. Ini telah jelas bahwa jika seandainya ada nabi setelah nabi Muhammad, maka pasti imam ali yang akan menjadi nabinya,bukan yang lain. Akan tetapi nabi adalah nabi terakhir,maka imam Ali menjadi imam dan kholifah.

–         Hadist Safinah.

Nabi bersabda : “ perumpamaan ahlul baytku laksana bahtera Nuh as. Barang siapa yang menaikinya akan selamat dan barang siapa yang meniggalkanya maka akan celaka” (kitab mustadrok hakim : 3/351)

Hadist ini di terima di kalangan syiah maupun ahlu sunnah. Hadist ini merupakan hadist sohih yang berasal dari Rasul SAW. Hadist ini menjelaskan bahwasannya ahlul bayt Rasul haruslah di taati. Karena ahlul bayt Rasul laksana bahtera Nuh yang apabila ada seseorang yang tidak menaiki bahtera tersebut, maka ia pasti tidak akan selamat. Tapi jika ia menaiki bahtera Nuh, maka ia pasti akan selamat. Begitu juga dengan Ahlul Bayt. Apabila ada seseorang yang berbaiat, berpegang teguh, berwilayah kepada Ahlul Bayt, dan mencintainya, maka ia pasti akan selamat dunia akherat. Dan apabila ada orang yang membencinya, maka ia pasti tidak akan selamat dan akan sengasara di dunia maupun akherat.

–         Hadist Tsaqolain.

Sesungguhnya aku (nabi Muhammad) telah meninggalkan dua pusaka yang berharga kepada kalian. Yakni berupa kitabullah dan itrahku. Selama kalian berpegang teguh pada keduanya, maka kalian akan selamat. Dan dua pusaka tersebut tidak akan berpisah selamanya hingga keduanya menemuiku di telaga haudh (Al-Kautsar).” (kitab sohih muslim. 7:122)

Hadist ini di riwayatkan oleh Rasulullah. Yang mana hadist ini telah di sepakati oleh mazhab Ahlu Sunnah dan Syiah. Dalam hadist ini Rasul menjelaskan bahwa dia meninggalkan dua pusaka yaitu Al-Qur’an dan Ahlul Baytnya. Dan siapa yang berpegang teguh kepada keduanya, maka kalian tidak akan tersesat. Dalam hadist di atas Rasul mengatakan kata-kata “لن “yang berarti dalam istilah nahwu adalah tidak akan selama-lamanya. Berarti barang siapa yang mengimani keduanya, maka dia akan selamat dunia dan akherat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s